Bismillah...
BAK
petir di siang bolong, aku berkali-kali lipat dibuat kaget mendengar berita shohiby yang satu ini. Bukan badan menjadi gosong atau rambut-rambut berdiri akibat
sengatan listrik tingkat tinggi itu, tapi aku malah ingin tertawa haru, menangis
dan berteriak bahagia. Kau, dijemput cinta lebih awal—kata ARD—oleh seseorang
yang ingin meminta separuh agamamu.
Tanggal
tinggal dihitung jari. Aku bertanya-tanya, bagaimana setiap detik yang kau
lalui menjelang hari itu? Aku harap agar Allah selalu mendengar doa-doamu dan
mengijabahnya dengan penuh keberkahan.
Mengingat
hari bersejarah itu, aku teringat pesan Rasulullah. “Sebaik-baik wanita adalah
yang ringan maharnya.”
Mahar.
Shohiby,
ingatkah bahwa kau pernah bilang sesuatu pada SI, pada kami, tentang itu?
Entah
serius atau bercanda, tapi kau bilang,
“Jika
menikah nanti, aku ingin maharku kain kafan.”
Sungguh
kaget bukan main. Seram. Aku ingin menjitak kepalamu waktu itu. Serius.
Bagaimana bisa kau meminta kain kafan sebagai mahar pernikahanmu? Tapi, dengan
sederhana kau menjelaskan, dengan pelan-pelan kau membuat kami paham esensi
mahar itu sendiri. (Bayangkan, kau berbicara tentang mahar sewaktu kita masih
SMA. Haha)
“Aku
memilih kain kafan untuk kubawa meninggal nanti. Bukankah kita memang tidak
akan membawa apa-apa kecuali yang tiga perkara itu? Aku ingin suamiku memberi
sesuatu yang benar-benar berarti.” katamu.
Tertegun.
Benar juga. Tapi, apakah aturan membolehkan itu? Aku belum tahu. Meskipun
demikian, kau memang memandang sesuatu dengan sudut pandang yang tak bisa
kutebak. Psikolog, kataku.
Ah,
selama nyaris 4 tahun kita menjalin ukhuwah, aku semakin yakin pada
kedewasaanmu, pada pikiran-pikiran cemerlangmu, semakin yakin bahwa kau memang
sudah siap. Kau benar-benar seorang muslimah cerdas. Dan laki-laki sholeh yang
menginginkan separuh agamamu itu memang sejantan Ali. Masya Allah. Semoga kelak lahir Siti
Sarah Nurhalimah selanjutnya yang dipenuhi kelembutan (tapi tidak memukul
dengan kekuatan Samson sepertimu). Haha.
Barakallah.
Sampai bertemu di tanggal itu. Sampai bertemuuuu!!!
Tasikmalaya,
23 Oktober 2016
-RF-




