RANGKUMAN
"Peran Pemuda dalam Mengemban Risalah Islam"
Oleh :
Fitri Rahayu
Metode : Internet
research
Dalam salah satu artikel yang
dipaparkan oleh Ahmad Syaikhuddin Djaelani, seorang bloger yang sudah
menerbitkan entri-entri islami, sub yang dibahas adalah potensi-potensi yang
dimiliki seorang pemuda. Sebelum itu, perlu dibahas hal dasar terkait siapa
pemuda itu.
Menurut ustadz Salim A. Fillah (2012), pemuda itu pemegang
estafer masa depan, walaupun sejatinya pemuda itu tidak berpengalaman. Tapi,
sisi positifnya adalah justru dengan tidak berpengalaman itulah mereka menjadi
kreatif dan inovatif dalam menghadapi setiap tantangan. Tidak seperti orang tua
yang telah banyak makan asam garam, yang ketika menghadapi satu permasalahan
mereka cenderung mengatakan agar belajar dari pengalaman. Hal itu seringkali
mengukung orang dalam cara-cara lama tanpa berfikir untuk membuat pembaharuan.
Setelah mengetahui definisi pemuda, Ahmad menjelaskan
bahwa peranan pemuda dalam masyarakat dan bangsa atau dalam perubahan ummat
setidaknya ada empat, yaitu:
1.
Pembaharu Moral Ummat (Tajdiidu
ma'nawiyatul Ummah). Di pundak pemuda terbeban harapan pembaharuan moral
umat. Mereka akan mampu mengembalikan umat kepada pemahaman Islam yang benar (Al-Baqarah:
249).
2.
Generasi Penerus (Ittihaamul Ijyaal).
Pada setiap zaman, generasi penerus selalu terbagi menjadi dua:
Ø
Generasi penerus para nabi (Al-Baqarah:132-133), yaitu pemuda yang hidup
dalam Islam dan berjuang demi Islam hingga syahid di ja1an Islam. Hal inilah
yang diwasiatkan kepada Nabi Ibrahim, Yaqub, Ismail, Ishaq dan semua nabi
Allah.
Ø
Generasi penerus tradisi/adat nenek moyang (Al-Baraqah:170). Pemuda yang
tidak mau mengikuti wahyu Allah karena mereka berpegang teguh pada ajaran nenek
moyang. Mereka enggan mengikuti sunah Rasul karena tata cara atau tradisi nenek
moyang yang telah mendarah daging pada diri mereka.
3.
Generasi Pengganti (Istibdalul Ijyaal).
Setiap pemuda yang soleh akan dapat merealisasikan kemaslahatan bagi umat sebab
peran dan tujuan mereka diharapkan mampu membawa ke arah kemuliaan, kedamaian
dan keadilan (12:14). Pemuda dikatakan sebagai pengganti apabila ia
menggantikan cara-cara, adat atau tingkah laku para pendahulunya.
4.
Generasi / Komponen Pengubah (Anaasshirul
Ijyaal). Komponen perubah yang baik (9:71). Pemuda yang beriman yang saling
menolong, amar ma'ruf nahi munkar, mendirikan sholat menunaikan zakat, taat
pada Allah dan Rasul-Nya.
Ke empat hal di atas adalah peran pemuda untuk mengemban
risalah dakwah. Ahmad mengatakan bahwa pemuda-pemuda yang beriman yang merasa
harus memikul amanah Allah sebagai khalifah di bumi-Nya harus mempersiapkan
bekal. Bekal itu untuk mengarungi sumudra kehidupan, meniti kesuksesan dan
kebahagian baik di dunia dan di akhirat.
Bilbiografi
Astuti Kabul. 2011. Pemuda dan Peradaban dalam Sorotan Sirah. [Tersedia: https://ceritatanpakata.wordpress.com/2011/11/06/pemuda-dan-peradaban-dalam-sorotan-sirah/]
25 September 2016.
Djaelani Ahmad Syaikhuddin. 2008. Peranan Pemuda Mengemban Risalah. [Tersedia:
http://ahmadsyaikhuddindjaelani.blogspot.co.id/2008/10/peranan-pemuda-mengemban-risalah.html].
25 September 2016.





