Jumat, 17 Juni 2016

(Tidak) Sendirian

Sudah tidak ada rasanya menghabiskan waktu hanya seorang diri. Tidak dengan Mama, Bapak, teman. Melainkan aku, hanya aku. Ke mana-mana sendiri, mengambil keputusan sendiri, dunia ini menjadi terlalu luas ketika kuarungi sendirian.

Sebenarnya, bukan berarti aku ini seperti seseorang yang diam dipojokkan kelas, atau seperti seseorang yang terus menunduk dengan wajah penuh belas kasihan, bukan. Bukan begituuuuu. Aku juga bukan seseorang yang tidak memiliki teman, atau seperti seseorang yang mengurung diri di kamar dan baru akan keluar esok paginya, bukan. -_- Please, deh. Maksudku adalah... mm, bagaimana mengatakannya, ya? Pokoknya aku merasa sendiri di kala ramai, tapi bukan berarti aku merasa ramai ketika sendiriitu sih lebih cocok disebut orang gila! HeheKau tahu maksudku, kan? Begitulah kira-kira.

Dulu, ada Mama dan Bapak yang membantu mengatasi permasalahan-permasalahanku yang super duper sepele. Sekarang? Mereka jauh dari jangkauan. Adapun media elektronik yang menghubungkanku dengan mereka, tidak selamanya seperti dulu. Rasanya berbeda. Lagipula, aku harus belajar bijak memutuskan suatu perkara.
Teman? Banyak! Tidak usah khawatir! J Tapi masalahnya adalah kami sibuk ketika bertemu, tugas-tugas dan seabreg persoalan yang isinya kepentingan bersama, lebih layak untuk diselesaikan ketimbang urusan pribadi.  
Kau tahu, sebagai seorang remaja normal, tentu aku merasa ada yang janggal. Ingin kucurahkan semua kisah yang kualami tentang jalanan yang kulewati, aroma yang kuhirup, dan hal sepele lainnyaah, sesepelenya kisahku, tetap membuat hati gusar setengah mati.  

Menurut kepribadian, aku ini masuk ke tipe melankolis. Sesuailah dengan karakterku yang mudah baper. Menyebalkan -_-

Bagaimana rasanya? Orang melankolis sepertiku mengatasi hal-hal yang kusebutkan di atas? Bagaimana?

Maka, inilah yang kulakukan; menulis. Setidaknya aktivitas ini membuat perasaan meringan. Setelahnya, kuyakinkan diri sendiri bahwa sebenarnya aku tidak sendiri. Sejatinya ada Dzat yang selalu menemaniku, bukan? Harus terus kusadarkan diri bahwa aku punya Allah swt.

Mungkin kau juga, sedang merasa sendiri?
Aku harap keluhan yang kurasakan tidak menimpa dirimu J
Tasikmalaya, 17 Juni 2016
Fitri Rahayu



This entry was posted in

0 komentar:

Posting Komentar